Cara Membedakan Furniture Antik Pekanbaru Asli dan Palsu

Keindahan dan ketertarikan masing-masing orang terhadap furniture antik di rumah memberikan kesan tersendiri. Apalagi jika furnitur antik tersebut memiliki sejarah yang unik seperti peninggalan dari kakek, atau hanya ada satu di dunia. Harganyapun kadang terbilang mahal. Apakah kamu salah satunya yang punya hobi mengkoleksi barang antik di Pekanbaru?

Yuk coba kita simak beberapa tips untuk membedakannya!

1 . Mengamati furnitur antik tersebut di bawah sinar terang

Jika kamu melihat di cahaya yang redup membuat furnitur asli dan palsu terlihat sama. Oleh karena itu kamu bisa meminta penjual membawanya untuk melihat furniture antik tersebut ke area yang lebih terang supaya kamu bisa melihat beberapa tanda bekas pakai yang dimiliki furnitur antik asli. Seperti ada keretakan, noda dan yang lainnya.

2. Ingatlah bahan finishing yang digunakan furnitur antik asli

Contohnya meja antik atau kursi antik yang diproduksi sekitar tahun 1800 hingga 1900 umumnya menggunakan bahan finishing berupa minyak dan wax. Di era tersebut pengrajin furnitur tidak menggunakan cat sebagai bahan finishing.

3. Terdapat bekas perbaikan

Jika furnitur antik asli tersebut memiliki sejumlah bekas perbaikan seperti bekas tambalan, pemasangan kayu yang kurang pas, hingga penggunaan veneer itu karena furnitur zaman dulu dibuat menggunakan tangan dan tentu bukan menggunakan mesin.

4. Detail konstruksi furniture antik

Penggunaan paku dan skrup pada zaman dulu pun tidak memiliki bentuk yang sama satu dengan yang lain. Seperti ujungnya tumpul dan kasar. Jika paku atau skrup dari tahun 1900an bisa saja sudah melekat dan tertanam pada serat kayu. Dan furnitur antik palsu biasanya menggunakan paku dan skrup dengan bentuk yang sama dan terlihat rapi.

Itu dia sedikit tips dan trik dari Alita Home untuk kamu yang mulai berburu barang antik di Pekanbaru atau bahkan sudah lama tapi kurang mengetahuinya lebih detail. Semoga bermanfaat ya!

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *